Seputar Hijab dan Berhijab

Ini Perbedaan yang Sebenarnya Antara Hijab dan Jilbab

Kaum Muslimah tentu tidak asing dengan dua istilah hijab dan jilbab. Keduanya menunjuk pada kain penutup kepala bagi wanita Muslimah. Model dan jenis kain penutup kepala ini memang selalu berkembang, namun masyarakat pada umumnya tetap menyebutnya sebagai hijab atau jilbab.

Jilbab dan hijab sebenarnya berbeda, tapi selalu dianggap sama. Lantas, apa sih definisi yang sebenarnya tentang jilbab dan hijab? Simak ulasannya berikut ini.

1. Hijab

Hijab dalam bahasa Arab berarti “penghalang”. Namun, dalam keilmuan Islam, hijab merujuk pada tata cara berpakaian yang pantas dan menutup aurat sesuai syariat agama. Jadi, jika wanita memakai pakaian yang menutupi aurat hingga kepala dan rambut, maka bisa dianggap memakai hijab.

Sebagian orang mungkin akan menganggap setiap jilbab adalah hijab. Tetapi, tidak semua hijab itu jilbab. Seperti yang sudah dijelaskan bahwa hijab itu artinya penghalang, berarti secara istilah hijab itu adalah pembatas atau pembeda ruang antara laki-laki dan perempuan.

2. Jilbab

Sedangkan jilbab adalah pakaian luar tertutup yang banyak dimaknai oleh semua orang, seperti sarung, kain penutup kepala, dan kain penutup seluruh tubuh yang tidak membentuk lekuk tubuh. Jilbab bisa berupa gamis longgar yang dijulurkan ke seluruh badan.

Allah berfirman dalam QS. Al-Ahzab ayat 59 yang artinya:

"Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Jadi, penggunaan hijab atau jilbab sebenarnya seringkali dipakai oleh para wanita Muslimah di indonesia. Dapat disimpulkan dari dua definisi di atas, bahwa hijab adalah pakaian yang menutupi aurat dari kepala hingga kaki. Sedangkan jilbab adalah kain yang menutupi seluruh tubuh tanpa menunjukkan lekuk tubuh. 

Macam-Macam Hijab Terpopuler di Kalangan Muslimah

Sebelum membahas macam-macam hijab, ada sedikit miskonsepsi mengenai pengertian hijab itu sendiri. Banyak orang yang masih mengartikan kerudung dan hijab sebagai satu benda yang sama. Sehingga, sampai saat ini masih banyak yang mengira kedua istilah tersebut merujuk pada suatu penutup kepala yang digunakan wanita muslim.

Padahal selain topi, penutup kepala ada berbagai jenis, beberapa diantaranya adalah yang terbuat dari kain. Kebanyakan memang penutup kepala kain yang menjuntai panjang ke bawah sering digunakan oleh wanita muslim.

Jenis Penutup Kepala dari Kain

Untuk menutup kepala, ada beberapa istilah yang bisa digunakan, seperti kerudung, hijab, hingga turban. Nah, setiap jenis penutup kepala ini punya fungsi dan kegunaannya masing-masing. Apa saja itu? Berikut simak ulasannya.

1. Kerudung

Adalah selendang yang dapat menutupi sebagian besar hingga seluruh bagian atas kepala dan rambut. Kerudung sendiri tidak sebatas diartikan dalam konteks agama saja dalam pemakaiannya. Bisa jadi karena kesopanan, kebersihan, faktor cuaca, dan alasan lainnya.

Istilah kerudung tak juga cuma merujuk pada penutup kepala yang digunakan wanita muslim. Para wanita Yahudi Ortodoks yang sudah menikah ternyata diwajibkan menggunakan kerudung yang disebut Snood atau Tiche.

Kerudung digunakan pula oleh wanita Katolik saat menghadiri perayaan Ekaristi atau Misa. Kerudung bahkan digunakan oleh wanita Mesopotamia Kuno dan kerajaan Yunani serta Persia sebagai tanda kehormatan dan status yang tinggi. Saat ini, kerudung sendiri sudah menjadi trend fashion tersendiri. Karena itulah kerudung konteksnya cukup luas.

2. Hijab

Pahami Hukum Hijab

Sama halnya dengan kerudung, hijab juga memiliki arti yang cukup luas. Dalam bahasa Arab, hijab diartikan secara harfiah sebagai penghalang atau penutup. Jadi, apapun yang digunakan untuk menutupi aurat wanita dapat disebut sebagai hijab. Aurat yang dimaksud juga bukan kepala dan rambut saja, melainkan seluruh aurat dari ujung kepala hingga kaki.

Sayangnya, di Indonesia hijab selalu dipersepsikan terbatas sebagai kain yang menutupi rambut, leher dan dada. Hijab juga seringkali dianggap sebagai trend fashion semata di Indonesia. Karena itulah masih banyak yang tak dapat membedakan antara hijab dan kerudung.

3. Shayla

Penutup kepala dan rambut ini sebenarnya adalah syal segi empat panjang yang digunakan dengan cara dililitkan pada bagian kepala lalu dilipat atau dikaitkan pada bagian bahu penggunanya. Shayla merupakan penutup kepala yang populer di negara-negara Teluk Arab.

4. Al-Amira

Merupakan penutup kepala dan rambut yang terdiri dari dua bagian. Bagian pertama adalah penutup rambut yang melekat di kepala atau yang beken disebut ciput. Lalu, ditambahkan kerudung luar instan dengan model seperti tabung.

Sedangkan Khimar adalah kerudung yang panjangnya tepat di atas pinggang. Khimar dapat menutupi rambut, leher, pundak, serta dada sepenuhnya. Tetapi khimar tetap menampilkan wajah penggunanya. Nama lain dari Khimar adalah Al-Maqani.

6. Chador

Chador adalah busana yang sering digunakan oleh wanita Iran saat keluar rumah. Chador merupakan busana berbentuk  jubah yang dapat menutupi semua bagian tubuh penggunanya terkecuali bagian wajah. Terkadang chador juga dipadukan dengan kerudung yang lebih kecil di dalamnya.

7. Niqab

Sementara niqab merupakan kerudung dengan kain terpisah yang dapat menutupi sebagian besar area wajah terkecuali mata (cadar). Jadi tak hanya menutupi kepala dan rambut, niqab juga menutupi area wajah penggunanya. Mungkin niqab populer di Indonesia dengan nama cadar.

8. Burqa

Bisa dikatakan burqa memadukan chador dengan cadar. Tak hanya menutupi seluruh tubuh, burqa juga didesain menutupi wajah penggunanya. Bahkan bila cadar masih menyisakan bagian mata yang tetap terbuka, burqa didesain  benar-benar menutupi mata penggunanya.

Hanya saja, pada bagian mata, kain dibuat seperti jaring yang agak renggang sehingga mata pengguna masih dapat melihat dari bagian tersebut.

9. Turban

Berbeda dengan pengertian penutup kepala lainnya, Turban diartikan sebagai penutup kepala yang terbuat dari kain panjang yang dililitkan pada kepala. Turban sendiri tak hanya digunakan oleh wanita, kaum pria pun bisa menggunakan penutup kepala ini. Turban juga menjadi identitas budaya bangsa-bangsa tertentu.

Back To Top